BBM CHANNEL

Wednesday, March 21, 2012

WORLD AMATEUR RADIO DAY ( PART 3 )


PERIJINAN

Hal inilah yang menyebabkan banyak negara masih tetap membekukan kegiatan amatir radio, atau minimal memperketat persyaratannya. Di daratan Eropah misalnya lisensi lebih banyak diberikan kepada orang orang yang menyandang predikat ilmuwan atau Scientist dibidang elektronika. Berbeda dengan Amerika yang memberikan lisensi kepada semua orang yang berminat dalam hobby ini.
Sejalan dengan masalah security ini, dapat terlihat perbedaan dari beberap negara dalam memberikan peraturan-peraturan bagi amatir radio. Di Amerika pemerntahnya yang menganut faham liberal dan dinamis, telah memberikan berbagai kewenangan dan kemudahan bagi para amatir radinya.
Bagaimana dengan negara-negara di benualain? Seperti kita ketahui, Afrika, Asia dan Australia pada saat itu masih menyandang status jajahan dari beberapa negara eropah, tunduk dan mengikuti peraturan-peraturan negara induknya (di Eropa) yang menganut faham konservatif pula terhadap kegiatan amatir radio.
Sebagai ilustrasi, masalah yang sangat merugikan kegiatan para amatir radio pada saat itu adalah perihal alokasi band frekuensi. Kendala-kendala tersebut diatas, mengakibatkan setiap negara memberikan alokasi yang berbeda-beda.
Perbedaan alokasi band amatir antra Amerika dan Eropah dapat dilihat pada dibawah ini :

Amerika
Diberikan alokasi pada   ..........  6 band
Jumlah Frekuensi   ....................  12.000 kc

Eropah
Diberikan alokasi pada  ...........   6 band
Jumlah frekuensi (Inggeris)  ....     600 kc
Jumlah frekuensi (Lainnya)        2.750 kc
Meskipun alokasi bandnya sama, tetapi lebar band yang diberikan berbeda terlihat dari jumlah jumlah kc yang diberikan.
Dengan perbedaan ini, jelas mempersempit ruang gerak bagi eksperimen komunikasi antar benua umumnya dan antar Amerika dan Eropah khususnya.

DILEMMA

Disamping beberapa kepincangan dalam peraturan, para amatir radio juga menyadari bahwa kemajuan yang pesat dalam hasil eksperimen mereka, khususnya dibidang komunikasi, telah meluncur jauh dan melampaui batas-batas negara bahkan batas-batas benua. Komunikasi yang semula bersifat domestik telah menjadi internasoinal. Tempat-tempat di dunia yang tadinya belum ada amatir radio, sekonyong-konyong bermunculan dimana-mana, sehingga merupakan “pesta eksperimen Internasional”. Nah, kalau sudah begini, bagaimana mengaturnya? Siapa yang menentukan identifikasi atau callsign misalny?. Mengapa  “A” di negara “B” boleh menggunakan kekuatan atau power yang tinggi, sedangkan di negara saya tidak boleh?. Apakah harus ada satu standard pengetahuan, dsb?.

73 de YB4BAT
Sumber : ARRL Brochure

No comments:

Post a Comment